manfaat asuransi jiwa

Bagi anda yang mencari asuransi jiwa dengan UP (Uang Pertanggungan) yang besar tapi dengan premi semurah mungkin, dan tidak menemukan produk asuransi tradisional yang memenuhi maksud anda, ada solusi yang menarik untuk anda, yaitu rider Term Life dalam Unit Link.

Sekilas Asuransi Jiwa Tradisional

Ada anggapan bahwa asuransi jenis Unit Link itu mahal. Solusinya carilah asuransi traditional.

Tapi perlu diketahui bahwa asuransi jiwa tradisional itu tidak semuanya murah. Ada tiga macam produk asuransi tradisional, yaitu Term Life (asuransi jiwa berjangka), Whole Life (asuransi jiwa seumur hidup), dan Endowment (asuransi jiwa dwiguna). Yang preminya murah itu hanya Term Life, sedangkan Whole Life itu kurang-lebih setara dengan Unit Link secara umum, dan Endowment itu preminya justru akan lebih mahal daripada Unit Link.

Karakteristik Term Life adalah murni proteksi, tidak memberikan nilai tunai sama sekali alias preminya hangus, dan jangka waktu relatif pendek (1, 5, 10, 15, atau maksimal 20 tahun tergantung kebijakan perusahaan asuransi). Setelah masa kontrak berakhir, polis dapat diperpanjang untuk jangka waktu yang sama, tapi premi akan naik beberapa kali lipat karena faktor usia. Lalu ada batas usia maksimum proteksi, misalnya 65 atau 70 tahun, di mana setelah itu tidak bisa diperpanjang lagi.

Misal: seorang pria usia 35 tahun mengambil Term Life dengan jangka waktu 10 tahun, UP 1M, dikenakan premi 4 juta per tahun. Setelah 10 tahun ingin memperpanjang polis untuk 10 tahun berikutnya dengan UP 1M juga, maka preminya akan naik menjadi sekitar 15 juta per tahun. Selanjutnya jika ingin memperpanjang lagi untuk periode 10 tahun berikutnya, preminya akan naik lagi beberapa kali lipat.

Whole Life akan lebih tinggi preminya dibanding Term Life karena di samping proteksi, produk ini memberikan nilai tunai yang sifatnya dijamin dan jangka waktu proteksi yang jauh lebih panjang (sampai seumur hidup atau biasanya 100 tahun). Dulu pernah ada produk Whole Life dengan premi sekitar 15 juta per tahun untuk pria usia 35 tahun, masa bayar 10 tahun, dan UP-nya 1 miliar. Dengan total yang disetor 150 juta, dijamin mendapatkan proteksi 1 miliar sampai usia 100 tahun. Dan jika di usia 100 tahun masih hidup, dijamin pula mendapatkan Manfaat Akhir Kontrak senilai 1 miliar. Jadi, dilihat secara keseluruhan dalam jangka panjang, sebenarnya Whole Life lebih murah daripada Term Life. Tapi saat ini entah ada di mana produk semacam ini, dan kemungkinan besar tidak akan ada dengan premi yang sama seperti dulu, karena tingkat suku bunga saat ini sudah semakin rendah.

Sedangkan Endowment preminya akan lebih tinggi daripada Whole Life untuk UP yang sama, karena fokus tujuannya lebih ke nilai tunai (tabungan). Endowment biasa digunakan untuk mempersiapkan dana pendidikan dan dana pensiun. Endowment dapat dibandingkan dengan deposito di bank. Tapi karena ada manfaat asuransinya, hasilnya tidak akan menyamai deposito. Jadi jika anda ingin mendapatkan UP besar dengan premi murah, produk ini sangat tidak cocok.

Secara garis besar perbandingan premi antara Term Life (traditional), Whole Life, Endowment, dan Unit Link dapat dilihat pada bagan berikut.

macam asuransi jiwa

Term Life dalam Unit Link

Kembali ke tujuan anda semula, yaitu mendapatkan UP jiwa yang besar dengan premi murah, maka pilihannya ada dua, yaitu produk Term Life tradisional seperti disinggung di atas, dan Rider Term Life dalam Unit Link.

Produk Term Life tradisional masih ada di beberapa perusahaan asuransi, tapi produk ini jarang ditawarkan, jadi anda harus menanyakannya ke agen anda (itu pun belum tentu dia tahu), atau ke perusahaan asuransi secara langsung (itu pun belum tentu ada).

Di Allianz sendiri produk ini pernah ada, tapi sudah lama ditutup.

Sebagai alternatifnya, saya menawarkan produk Rider Term Life dalam Unit Link. Jadi ini produknya jenis unitlink, tapi ditambahkan rider Term Life. Rider artinya asuransi tambahan dan bersifat pilihan. Bisa saja seluruh UP jiwanya dari Asuransi Dasar Unit Link, tapi preminya akan lebih tinggi daripada jika dikombinasi dengan Rider Term Life. Dengan Rider Term Life, UP yang diperoleh jadi lebih besar dengan premi yang lebih murah.

Rider Term Life memiliki manfaat yang sama dengan Asuransi Dasar dari Unit Link, yaitu memberikan UP (Uang Pertanggungan) jika tertanggung meninggal dunia. Biaya asuransi keduanya sama, dan pengecualian pun sama.

Bedanya, Asuransi Dasar menyediakan masa perlindungan sampai usia 100 tahun, Rider Term Life sampai usia 85 tahun.

Jika tertanggung meninggal dunia sebelum usia 85 tahun, maka keluar UP dari Asuransi Dasar ditambah UP dari Rider Term Life ditambah nilai investasi yang ada pada saat itu.

Jika tertanggung meninggal dunia setelah usia 85 tahun dan sebelum usia 100 tahun, maka cair UP Asuransi Dasar ditambah nilai investasi yang ada pada saat itu.

Dengan catatan, polis masih aktif.

Catatan ini perlu diperhatikan, karena keaktifan polis unit link tergantung pada nilai investasi. Selama nilai investasi masih ada dan cukup untuk membayar biaya administrasi dan biaya asuransi (cost of insurance atau cost of rider), polis aktif. Tapi jika nilai investasi habis atau tidak cukup untuk membayar kedua biaya tsb, polis lapse (batal).

Perlu diketahui bahwa meskipun dikatakan masa perlindungan sampai usia 85 tahun, preminya belum tentu akan tetap sama, karena biaya asuransi di dalamnya naik seiring usia dan suatu saat akan lebih besar dari premi. Jika biaya asuransi sudah lebih besar dari premi dan nilai investasi masih banyak, premi tetap. Tapi seiring waktu, jika nilai investasi habis dan biaya asuransi semakin tinggi, premi harus ditambah dengan top up agar cukup untuk membayar biaya yang diperlukan pada saat itu. Biaya asuransi akan terus naik setiap tahun sehingga top up yang diperlukan pun harus dinaikkan setiap tahun.

ilustrasi investasi tapro allianz
Jika terjadi nilai investasi habis seperti pada kotak merah, premi harus ditambah dengan top up.

Jadi jika anda menerima penawaran ini, tidak perlu mengharapkan premi akan tetap sama sampai akhir masa pertanggungan (usia 85 tahun). Tapi cukup wajar untuk mengharapkan premi akan tetap selama 20 tahunan, dan setelah itu anda harus membayar lebih dari premi, yaitu dengan menambahkan top up untuk membayar biaya asuransi yang naik setiap tahun seiring usia.

Penawaran ini merupakan alternatif dari Term Life traditional, yang preminya tetap selama jangka waktu yang dipilih saja (1, 5, 10, atau maksimal 20 tahun) dan akan naik drastis ketika memperpanjang pada periode berikutnya. Bedanya, Term Life dalam Unit Link ini tidak ada kenaikan premi secara drastis, tapi hanya biaya asuransinya yang naik perlahan-lahan setiap tahun. Selain itu, jangka waktu perlindungan yang disediakan lebih panjang hingga usia 85 tahun, daripada umumnya produk Term Life traditional yang hanya sampai usia 65 atau 70 tahun.

Perbedaan Term Life Traditional dengan Term Life dalam Unit Link dapat dilihat pada gambar berikut ini.

term life unit link

Contoh Premi Rider Term Life dalam Unit Link

Produk yang digunakan dalam penawaran ini adalah Smartlink Flexi Account Plus (unit link konvensional) dan Allisya Protection Plus (unit link syariah). Keduanya memiliki premi dan manfaat yang sama. Anda bisa menggunakan yang mana pun sesuai preferensi anda.

Dalam produk Unit Link ada Manfaat Utama atau Asuransi Dasar, yaitu berupa asuransi jiwa dengan masa perlindungan sampai usia 100 tahun. Asuransi Dasar wajib diambil, tapi boleh dengan UP minimum saja yaitu 20 juta. Sedangkan Rider Term Life bisa diambil dengan UP berapa pun.

Misalnya ingin UP jiwa 1 miliar, maka bisa diatur Asuransi Dasar 20 juta, Rider Term Life 980 juta, total 1 miliar. Bisa juga misalnya Asuransi Dasar 100 juta, Rider Term Life 900 juta, totalnya tetap 1 miliar. Atau ingin Asuransi Dasar 250 juta dan Rider Term Life 750 juta, itu juga bisa, dan preminya masih sama.

Yang penting Asuransi Dasar harus lebih kecil daripada Rider Term Life. Jika Asuransi Dasarnya lebih besar, dibutuhkan premi yang lebih tinggi walaupun biaya asuransi keduanya sama.

Berikut beberapa contoh premi produk Unit Link dengan Rider Term Life.

premi tapro dengan rider term life

Untuk contoh-contoh yang lebih beragam, anda bisa membuka tautan-tautan berikut ini:

Selain itu, untuk menambah perlindungan, anda bisa menambahkan Rider Payor Benefit, yaitu pembebasan premi jika pembayar polis mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total. Ada sedikit tambahan premi, yang besarnya tergantung usia dan UP yang diambil.

Demikian.

Jika anda tertarik dengan penawaran ini, silakan mengisi formulir berikut:


 

Untuk konsultasi tentang asuransi Allianz, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Agen Allianz, MDRT)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: asepsopyan.asn@gmail.com | Youtube: Asep Sopyan

Leave a Reply

%d bloggers like this: