allianz arena

Allianz adalah salah satu merek asuransi terbesar di dunia dan di Indonesia. Allianz selalu masuk peringkat atas di Forbes Global 2000 dan Fortune Global 500, dan termasuk 5 besar perusahaan asuransi joint venture di Indonesia.

Didirikan di Jerman pada tahun 1890, Allianz masuk ke Indonesia tahun 1981 sebagai kantor perwakilan, lalu menjadi PT Asuransi Allianz Utama Indonesia pada tahun 1989 dan PT Asuransi Allianz Life Indonesia tahun 1996. Dari segi waktu, sangat cukup untuk membuktikan komitmen jangka panjang Allianz dalam berbisnis asuransi baik di dunia maupun Indonesia.

Sebenarnya tak ada yang perlu diragukan tentang profil Allianz. Tapi bagi orang yang baru mendengar nama Allianz, terkadang muncul pertanyaan: apakah Allianz ini perusahaan asuransi yang resmi di Indonesia? Apakah punya izin dari OJK? Apakah Allianz bukan penipu? Apakah aman untuk menyimpan dana di Allianz?

Legalitas Allianz

Tentu saja Allianz adalah perusahaan asuransi yang legal dan punya izin resmi untuk beroperasi di Indonesia. Allianz itu sendiri terdiri dari empat entitas.

  1. PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, berdiri tahun 1989 dengan nomor izin KEP-238/KM.13/1989.
  2. PT Asuransi Allianz Life Indonesia, berdiri tahun 1996 dengan nomor izin KEP-513/KMK.017/1996.
  3. DPLK Allianz Indonesia, dibentuk tahun 1996 dengan nomor izin KEP-417/KM.17/1996.
  4. Allianz Life Syariah, dibentuk tahun 2005 sebagai unit usaha syariah dengan nomor izin KEP-440/KM.5/2005.

Anda bisa cek mengenai perizinan Allianz di situs OJK, laman Publik – IKNB – Direktori – Direktori Asuransi dan Direktori Dana Pensiun. Atau Publik – IKNB – Berita dan Kegiatan – Publikasi – Daftar Perusahaan Asuransi Umum, Jiwa, dan Reasuransi dengan Prinsip Syariah. Di situ ada lampiran berupa file exel/pdf yang bisa diunduh.

Berikut ini tampilan direktori PT Asuransi Allianz Life Indonesia.

izin allianz life indonesia

Dan ini tampilan dalam direktori PT Asuransi Allianz Utama Indonesia.

allianz utama izin

Dan ini tampilan dalam direktori DPLK Allianz Indonesia.

dplk allianz izin

Dan ini tampilan dalam direktori Allianz Syariah:

allianz syariah izin

Untuk Allianz Syariah, saat ini statusnya masih berupa unit usaha, namun direncanakan pada pertengahan tahun 2023, Allianz Syariah akan menjadi PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia.

Cara Lain Mengecek Perusahaan Asuransi yang Resmi dan Bagus

Jika sudah resmi, apakah sudah pasti Allianz bukan penipu? Karena banyak perusahaan penipu yang juga mengaku punya legalitas.

Oke. Selain soal legalitas, bagus tidaknya sebuah perusahaan dapat dilihat juga dari banyak cara lain.

  • Website resmi

Perusahaan yang bagus akan punya website dengan kualitas yang bagus, info yang lengkap dan terupdate, serta mudah ditemukan di mesin pencari. Ketik saja asuransi Allianz atau nama-nama produk Allianz, pasti website resmi Allianz akan menempati halaman pertama di Google. Website resmi Allianz beralamat di allianz.co.id. Di website ini anda akan menemukan informasi tentang produk-produk Allianz, layanan yang diberikan, alamat kantor dan nomor kontak, profil perusahaan, laporan keuangan, dan berbagai informasi lain yang perlu diketahui oleh publik. Kalau tidak resmi atau penipuan tidak mungkin bisa menyajikan informasi selengkap itu.

  • Media sosial

Perusahaan yang bagus akan punya saluran media sosial yang aktif dan ditandai centang biru. Hal ini menunjukkan perusahaan tsb punya tim yang ditugaskan khusus untuk menangani media sosial. Medsos Allianz Indonesia bisa ditemukan di  Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, dan LinkedIn. Admin medsos Allianz, khususnya di FB dan IG, juga aktif menjawab komentar para pengunjung. Perusahaan abal-abal tidak akan mungkin punya sumber daya dan dana untuk mengurusi media sosial secara profesional, apalagi melayani pertanyaan dari para pengunjung.

  • Jaringan rumah sakit

Perusahaan asuransi yang menjual asuransi kesehatan pasti punya kerja sama dengan rumah sakit-rumah sakit. Allianz termasuk perusahaan asuransi yang memiliki banyak rekanan rumah sakit, bisa dicek di SINI. Ada ribuan RS yang bekerja sama dengan Allianz, bukan hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri. Jika anda masih ragu, silakan hubungi nomor kontak RS-RS yang tertera, ada kerja sama atau tidak dengan Allianz.

  • Pemberitaan di media massa

Perusahaan yang bonafid akan sering muncul di media massa dengan pemberitaan yang beragam. Sebagai perusahaan asuransi global, nama Allianz bisa dicek di forbes.com, fortune.com, bloomberg.com, newyorktimes.com, dan media-media massa internasional lain. Ketik saja nama Allianz di kolom Search. Begitu pula di media-media resmi Indonesia, anda bisa ketik nama Allianz di kolom Search media-media seperti investor.id, kontan.co.id, kompas.com, dll.

Sementara perusahaan bodong, jika pun masuk pemberitaan media massa, paling hanya sedikit dan dengan tema yang sama, karena masuk berita saat ada kasus saja.

  • Branding dan Sponsorship

Beberapa perusahaan investasi bodong ada yang menjadi sponsor klub olahraga untuk menunjukkan kebesaran perusahaan tsb. Tapi perusahaan yang benar-benar bonafid akan menjadi sponsor dalam jangka panjang dan juga bukan hanya di satu atau dua bidang.

Branding Allianz mencakup banyak bidang, antara lain Allianz Arena (Bayern Munchen), Allianz Stadium (Juventus), Allianz Field (Minnesota United FC), Golf, Paralympic, Formula E, Museum of Modern Art di New York, Allianz Ecopark Ancol di Jakarta, dan banyak lagi. Banyak dari kerja sama tsb telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Allianz Ecopark Ancol

Itulah antara lain cara-cara untuk melihat apakah Allianz ini perusahaan yang resmi atau tidak, dan bahkan perusahaan yang bonafid atau tidak. Hanya dengan beberapa ketikan di mesin pencari, anda akan mendapatkan jawabannya.

Apakah Aman Menyimpan Dana di Allianz?

Lalu jika Allianz punya izin resmi, bukan penipuan, dan bukan investasi bodong, apakah menyimpan dana di Allianz aman? Karena ada sejumlah perusahan asuransi yang resmi, mengantongi izin OJK, sudah berjalan puluhan tahun, bahkan ada yang sahamnya dimiliki negara, tapi terlibat kasus yang merugikan ribuan nasabah hingga puluhan triliun, seperti kasus B**a, J**a, A**i, B**e, W**a, dan I**a.

Ya, kasus-kasus yang menyangkut perusahaan-perusahaan asuransi tsb memang sangat disayangkan, merugikan para nasabah dan juga citra industri asuransi secara umum. Jika kita lihat kasusnya secara umum, kerugian tsb terjadi pada produk-produk yang menawarkan imbal hasil investasi, seperti unit link, endowment, dan ada juga dana pensiun. Orang-orang menaruh uangnya di produk-produk tsb dengan harapan dana mereka akan berkembang lebih besar dari yang disetorkan. Namun kenyataan lain dengan harapan. Ada yang terpengaruh krisis global, ada yang melakukan kesalahan dalam manajemen investasi, dan ada yang memang sengaja dibikin rugi untuk kepentingan tertentu.

Sebenarnya produk-produk keuangan semacam itu bukan inti bisnis asuransi. Inti bisnis asuransi adalah proteksi keuangan dari risiko-risiko yang mungkin terjadi pada jiwa atau harta benda. Orang yang ikut asuransi dengan tujuan perlindungan tidak akan berharap uangnya balik, dan memang premi asuransi yang sepenuhnya proteksi itu uangnya tidak akan kembali. Sejauh ini belum pernah terdengar ada kasus besar yang terkait dengan produk asuransi sebagai proteksi. Terkadang ada satu-dua kasus penolakan klaim, tapi itu harus dilihat kasus per kasus, masalahnya bisa berbeda-beda dan tidak bisa digeneralisasi. Nasabah yang klaimnya diterima itu sangat jauh lebih banyak daripada yang ditolak.

Perlu diketahui bahwa Allianz bukan tempat penyimpanan dana seperti bank atau perusahaan investasi. Allianz itu perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi itu mengelola dana dengan tujuan untuk membantu para nasabah yang mengalami risiko, seperti sakit, kecelakaan, meninggal dunia, atau kebakaran, tabrakan, dan kerugian lainnya.

Jadi, kalau ada yang berpikir dana aman dalam arti dana tsb bisa ditarik sesuai jumlah yang disetor, itu keliru. Dana asuransi itu pada umumnya tidak bisa ditarik lagi sama sekali (hangus), kecuali pada produk-produk yang mengandung nilai tunai, seperti asuransi jiwa unit link dan whole life. Itu pun nilainya tidak akan sama dengan jumlah yang disetor, atau butuh waktu yang sangat panjang untuk bisa menyamai jumlah yang disetor.

Tapi dana yang dikelola oleh Allianz bisa dikatakan aman dalam arti dana tsb tidak akan dibawa kabur oleh pemilik atau pegawai Allianz. Dana tsb sebagian besar memang tidak akan kembali kepada anda, tapi digunakan sesuai tujuan dari asuransi itu sendiri, yaitu melindungi nasabah yang mengalami musibah. Jika ada nasabah yang sakit, dana untuk berobatnya ada. Jika ada nasabah yang meninggal dunia, ahli waris akan menerima haknya. Jika ada nasabah yang rumahnya kebakaran, tersedia dana untuk memperbaiki rumahnya.

Terkait kasus sejumlah nasabah yang kehilangan uangnya di asuransi, solusinya jangan menyimpan uang di asuransi. Luruskan niat anda berasuransi, yaitu untuk mendapatkan perlindungan finansial dari risiko, bukan untuk mencari keuntungan atau mengembangkan dana.

Mengenai DPLK Allianz

Lalu bagaimana dengan DPLK Allianz, bukankah ini tujuannya untuk mengembangkan dana?

Ya, betul. Sesuai namanya, DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) bertujuan untuk mengembangkan dana agar bisa digunakan oleh pemiliknya pada saat pensiun. Tapi program DPLK bukanlah produk yang ditawarkan secara bebas kepada publik. Jika anda menerima penawaran produk Allianz dari seorang agen, hampir pasti itu bukan produk DPLK. Sangat jarang sekali, atau mungkin tidak ada, agen Allianz yang menawarkan program DPLK kepada individu-individu, karena sasaran DPLK adalah perusahaan.

DPLK Allianz dibentuk tahun 1996, sudah 25 tahun lebih, dan selama ini tidak pernah terkena kasus apa pun. Sebagai perusahaan global, Allianz bebas dari keterkaitan dengan urusan politik lokal. Jadi, tidak akan ada orang yang bisa mengambil dana DPLK Allianz misalnya untuk kepentingan pemilu. Jangan khawatir.

Info tentang program DPLK Allianz bisa dibaca di SINI. Ada dua program, yaitu PPIP (Program Pensiun Iuran Pasti) dan PDKP (Program Kompensasi Pascakerja).

Kesimpulan
  • Allianz Indonesia punya legalitas (izin resmi di OJK), baik untuk Allianz Utama, Allianz Life, dan DPLK.
  • Allianz Indonesia punya website resmi dan media sosial yang dikelola secara profesional
  • Allianz Indonesia bekerja sama dengan ribuan rumah sakit di Indonesia dan luar negeri
  • Allianz Indonesia telah beroperasi lebih dari 30 tahun di Indonesia. Waktu yang cukup untuk membuktikan komitmen jangka panjang bisnis Allianz di Indonesia.
  • Allianz Indonesia memiliki kinerja yang bagus dan citra yang terjaga baik, tidak pernah terlibat kasus penipuan di Indonesia.
  • Luruskan niat anda berasuransi, yaitu untuk mendapatkan proteksi dari risiko-risiko yang tidak terduga, bukan untuk mencari keuntungan investasi.

Pengumuman:

Per 21 Juni 2023, saya tidak lagi menjadi agen asuransi jiwa di Allianz Life Indonesia. Per 22 Juli 2023, saya pindah ke Asuransi Hijau. Tapi saya tetap jadi agen asuransi umum di Allianz Utama Indonesia. Terima kasih. (Asep Sopyan)

Leave a Reply