“Kenapa saldo polis saya kecil sekali?”

“Kenapa nilai tunainya tidak ada?”

Itulah pertanyaan yang lazim saya dengar jika ada nasabah yang menutup polis berjenis PAYDI (Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi) alias unit-link di tahun-tahun awal.

Kenapa bisa begitu?

Hal ini terkait dengan komponen biaya yang dikenakan dalam polis unit-link. Biaya-biaya ini sebaiknya dikenali di awal sebelum membeli polis, supaya kelak tidak kaget ketika terpaksa menutup polis.

Apa saja biaya yang dikenakan dalam produk unit-link? Berikut ini adalah biaya-biaya yang dikenakan dalam unit-link Smartlink Protection Life (SPL) dan Allisya Protection Life (APL) dari Allianz. Saya tidak akan bicara unit-link lain, tapi pada intinya tidak jauh beda, hanya mungkin ada variasi istilah yang digunakan.

  1. Biaya Akuisisi

Biaya akuisisi adalah biaya sehubungan dengan permohonan penerbitan polis yang antara lain meliputi: ongkos pemeriksaan kesehatan, ongkos pengadaan polis dan pencetakan dokumen, biaya lapangan, biaya pos dan telekomunikasi, serta komisi dan bonus agen.

Biaya akuisisi dikenakan di enam tahun pertama. Biaya ini dipotong langsung dari premi sebelum diinvestasikan. Jadi, biaya akuisisi merupakan kebalikan dari alokasi investasi. Besarnya biaya akuisisi dan alokasi investasi bisa dilihat di tabel berikut.

TahunBiaya AkuisisiAlokasi Investasi
140 %60 %
240 %60 %
340 %60 %
420 %80 %
520 %80 %
620 %80 %
7 dst0 %100 %
Total180 %

Biaya akuisisi dihitung dari premi berkala atau premi dasar. Jika premi anda ditambahkan top up berkala, maka untuk top up berkalanya dikenakan biaya akuisisi 5%.

Biaya akuisisi adalah biaya yang paling besar di tahun-tahun awal polis, tapi bukan biaya terbesar dari keseluruhan polis unit link. Ada biaya lain yang lebih besar, yaitu biaya asuransi atau cost of insurance.

  1. Biaya Asuransi (Cost of Insurance, atau Iuran Tabarru dalam asuransi syariah)

Biaya asuransi adalah biaya yang dikenakan untuk setiap manfaat asuransi yang diambil, baik asuransi dasar maupun asuransi tambahan (rider). Manfaat asuransi adalah perlindungan keuangan yang diterima jika tertanggung mengalami risiko yang ditanggung dalam polis, misalnya meninggal dunia, rawat inap, sakit kritis, atau cacat tetap, tergantung mana yang diambil oleh nasabah.

Besarnya biaya asuransi tergantung usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, pekerjaan, dan uang pertanggungan, baik untuk asuransi dasar maupun rider. Untuk biaya tahun pertama, angkanya dicantumkan di proposal halaman 2-3.

Biaya asuransi cenderung naik tiap tahun seiring usia. Khusus rider ADDB (Accidental Death and Disability Benefit), biaya asuransinya sama setiap tahun, karena risiko kecelakaan tidak terpengaruh usia.

Biaya asuransi dipotong sejak tahun pertama hingga masa perlindungan berakhir, selama polis masih aktif. Kapan masa perlindungan berakhir? Untuk asuransi dasar, masa perlindungannya sampai usia 100 tahun, jadi biaya asuransinya pun dipotong sampai usia 100 tahun (jika masih hidup dan polis masih aktif). Untuk ridernya, beda-beda tergantung masa berlaku rider yang diambil. Misalnya, rider ADDB masa pemotongan biaya asuransinya adalah sampai usia 65 tahun, CI+ masa pemotongan biaya asuransinya sampai usia 70 tahun, CI100 masa pemotongan biaya asuransinya sampai usia 100 tahun.

biaya asuransi
Contoh biaya asuransi
  1. Biaya Administrasi

Biaya administrasi polis unit link Allianz adalah sebesar 30.000 per bulan. Tapi biaya administrasi akan menjadi 10.000 per bulan jika nasabah memilih polis elektronik, korespondensi lewat email, dan cara bayar via autodebet tabungan atau kartu kredit.

Biaya administrasi dipotong bersamaan dengan pemotongan biaya asuransi setiap bulannya. Biaya asuransi dipotong selama polis aktif sejak tahun pertama sampai polis berakhir (entah karena meninggal dunia, polis ditutup, atau saldo tidak cukup).

  1. Biaya Pengelolaan Investasi

Biaya pengelolaan investasi adalah upah bagi manajer investasi yang mengelola dana unit-link. Besarnya biaya tergantung jenis dana, yaitu antara 1,5 sd 2 % per tahun.

Tabel berikut menunjukkan biaya pengelolaan investasi untuk setiap subdana yang tersedia di produk unit link Allianz. Yang atas untuk produk SPL, yang bawah untuk produk APL.

subdana spl

allisya protection life subdana

  1. Biaya Pengalihan Dana (Switching)

Pengalihan dana misalnya dana yang disimpan di Equity Fund dialihkan ke Balanced Fund atau Money Market Fund, atau sebaliknya, karena suatu pertimbangan tertentu.

Biaya pengalihan dana gratis 5 kali dalam setahun, dan setelahnya dikenakan biaya sebesar 1% dari nilai dana yang dialihkan, atau minimal 100 ribu per sekali transaksi.

  1. Biaya Top Up

Top up baik top up berkala (regular top up) maupun top up tunggal (single top up) dikenakan biaya sebesar 5%.

  1. Biaya Penarikan Dana dan Penebusan Polis

Penarikan dana dan penebusan polis dikenakan biaya jika dilakukan di empat tahun pertama. Adanya biaya ini menyebabkan jika polis ditarik di tahun-tahun awal maka nilai tunai yang bisa ditarik akan kecil sekali atau bahkan tidak ada.

Besarnya biaya penarikan dana dan penebusan polis sbb:

biaya penarikan dana spl

Itulah biaya-biaya yang dikenakan dalam unit-link Allianz. Komponen biaya dan besarnya sama antara unit link syariah (Allisya Protection Life) maupun unit link konvensional (Smartlink Protection Life).


Pengumuman:

Per 21 Juni 2023, saya tidak lagi menjadi agen asuransi jiwa di Allianz Life Indonesia. Per 22 Juli 2023, saya pindah ke Asuransi Hijau. Tapi saya tetap jadi agen asuransi umum di Allianz Utama Indonesia. Terima kasih. (Asep Sopyan)

Leave a Reply