Blog Agen Asuransi Allianz

HP/WA 082111650732

Blog Agen Asuransi Allianz

Allisya Care

Allisya Care adalah program asuransi kesehatan dengan akad syariah dari Allianz Life Indonesia.

Allisya Care merupakan asuransi kesehatan murni tanpa investasi, berdiri sendiri alias bukan rider dari unitlink, dan kontraknya bersifat tahunan.

Dilengkapi kartu cashless untuk perawatan di Indonesia, Allisya Care tergolong asuransi kesehatan dengan inner limit (ada batasan untuk tiap manfaat) sehingga preminya relatif terjangkau.

Keunggulan Allisya Care

  1. Diskon 10% jika tertanggung memiliki produk Tapro Allisya Protection Plus
  2. Diskon 5% jika menyertakan anggota keluarga dalam satu polis
  3. Klaim secara reimbursement dapat dilakukan via portal online di web Allianz (eazy connect).
  4. Bergaransi perpanjangan sd usia 70 tahun
  5. Dilengkapi layanan evakuasi medis darurat
  6. Aman secara syariah.

[collapse]
Tabel Manfaat Allisya Care

[collapse]
Tabel Premi Allisya Care

[collapse]
Ketentuan Umum Allisya Care

Nama Produk Allisya Care
Jenis produk Asuransi kesehatan murni (tradisional), bukan unitlink.
Kontrak Satu tahun, dapat diperpanjang tiap tahun.
Usia masuk 15 hari sd 60 tahun
Masa perlindungan Sd usia 70 tahun
Diskon premi
  • Diskon 5% jika menyertakan anggota keluarga dalam satu polis.
  • Diskon 10% jika salah satu peserta memiliki produk asuransi jiwa Tapro Allisya Protection Plus.
Ketentuan polis keluarga
  • Keluarga inti, yaitu suami/istri dan anak-anak (maksimal usia 18 tahun, atau 23 tahun jika kuliah), maksimal 3 anak.
  • Untuk anak di atas 18/23 tahun, atau untuk orangtua, harus membuka polis sendiri.
  • Plan yang diambil harus sama untuk semua tertanggung.
Masa tunggu manfaat Tergantung sebabnya.

  • Kecelakaan: tidak ada masa tunggu.
  • Penyakit secara umum: tidak ada masa tunggu.
  • Penyakit khusus: masa tunggu 12 bulan
  • Preexisting: dikecualikan selamanya.
Daftar penyakit khusus dg masa tunggu 12 bulan

a. Batu dalam ginjal, saluran kemih, saluran empedu

b. Jantung dan pembuluh darah (contoh: darah tinggi dan stroke)

c. Katarak

d. Segala bentuk kista, tumor jinak/ganas

e. Penyakit yang berhubungan dengan telinga, hidung, dan tenggorokan, yang memerlukan pembedahan

f. Diabetes melitus

g. Tuberculosis dan komplikasinya

h. Gagal ginjal kronis dan terminal

i. Hernia nucleus pulposus

j. Semua kasus hematologi

Cara klaim
  • Cashless dan reimburse.
  • Cashless di RS jaringan Admedika Allianz di seluruh Indonesia.
Koordinasi manfaat Jika ada asuransi kesehatan lain dan askes lain dipakai terlebih dahulu, lalu ada kekurangan, selisih bayarnya dapat diganti oleh Allianz dengan cara reimburse.
Keputusan underwriting Tergantung kondisi kesehatan tertanggung, keputusan underwriting ada 3 kemungkinan:

  1. Diterima standar
  2. Diterima dengan pengecualian
  3. Ditolak
Perubahan polis Perubahan polis meliputi naik atau turun plan dan penambahan atau pengurangan peserta. Perubahan polis hanya bisa dilakukan pada saat ulang tahun polis.
Berakhirnya polis
  1. Saat tertanggung mencapai usia 71 tahun
  2. Polis tidak diperpanjang oleh nasabah
  3. Tertanggung meninggal dunia

Mana yang terjadi lebih dulu.

[collapse]
Akad Syariah Allisya Care

Peserta menyatakan diri sebagai anggota kumpulan peserta asuransi kesehatan perorangan Allianz Syariah bersama dengan para peserta lainnya untuk saling tolong-menolong (ta’awun) terhadap musibah yang mungkin dialami oleh peserta. 

Untuk itu peserta merelakan membayar kontribusi (premi) dengan pembagian sebagai berikut:

  • 65% dimasukkan ke rekening Dana Tabarru, yang akan digunakan untuk membantu peserta yang mengalami musibah.
  • 35% merupakan ujrah (biaya) pengelolaan risiko.

Dalam hal terjadi surplus Dana Tabarru, kelebihannya akan dibagi dua:

  1.  55% dibagikan kepada peserta yang memenuhi syarat dalam bentuk diskon premi tahun berikutnya.
  2. 45% menjadi hak pengelola sebagai keuntungan.

Syarat bagi peserta untuk memperoleh bagi hasil surplus dana tabarru adalah:

  • Tidak melakukan klaim di tahun sebelumnya
  • Nilai surplus minimal 50 ribu bagi peserta tsb. Jika surplus yang menjadi haknya kurang dari 50 ribu, maka akan dikembalikan ke Dana Tabarru.

[collapse]
Cara Klaim Allisya Care

Klaim dapat dilakukan secara cashless ataupun reimbursement. Secara cashless, anda tinggal menunjukkan kartu kepesertaan ke petugas rumah sakit.

Secara reimbursement, anda mengisi formulir klaim asuransi Kesehatan, dengan lampiran sbb:

  1. Resume medis yang diisi dokter dan cap RS
  2. Kuitansi asli pembayaran ke rumah sakit
  3. Hasil tes diagnostik
  4. Copy resep
  5. Rincian biaya

Semua berkas dapat dikirim lewat pos/kurir ke kantor Allianz, atau diunggah lewat portal Allianz Eazy Connect. Formulir klaim dapat diunduh di web Allianz.

[collapse]
Daftar RS Rekanan Allianz

Daftar RS rekanan Allianz dapat dilihat di web Allianz.

[collapse]
Cara Daftar Allisya Care

Mengisi Surat Pengajuan Asuransi Kesehatan (SPAK) dengan melampirkan:

  1. Fotokopi KTP tertanggung dan pemegang polis
  2. Fotokopi Akta Lahir (jika ada tertanggung anak)
  3. Fotokopi Kartu Keluarga (jika menyertakan anggota keluarga) atau Buku Nikah (jika suami-istri)
  4. Salinan resume medis (jika pernah dirawat)
  5. Bukti transfer premi (premi ditransfer di awal), atau fotokopi kartu kredit berikut surat kuasa autodebet kartu kredit.

[collapse]
Permohonan Ilustrasi

Silakan mengisi form berikut:

[collapse]

 

Untuk konsultasi tentang asuransi Allianz, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (SBP, MDRT Allianz Indonesia)

HP/WA: 082 111 650 732 | Email: asepsopyan.asn@gmail.com | Youtube: Asep Sopyan Network