Blog Agen Asuransi Allianz

HP/WA 082111650732

Blog Agen Asuransi Allianz

Perbedaan antara Smartlink Flexi Account Plus dengan Allisya Protection Plus

Allianz Life Indonesia memiliki dua produk asuransi jiwa jenis unitlink yang merupakan produk unggulan.

Keduanya lazim dipasarkan dengan istilah Tapro. Nama resminya sendiri adalah:

  1. Smartlink Flexi Account Plus (SFAP)
  2. Allisya Protection Plus (APP)

SFAP merupakan produk unitlink konvensional, sedangkan APP merupakan produk unitlink syariah.

Apa perbedaan keduanya?

Sebelum mengurai perbedaan, perlu disampaikan bahwa keduanya memiliki lebih banyak kesamaan. Premi sama, manfaat sama, rider (asuransi tambahan) sama, komponen biaya-biaya sama. Apa yang terdapat pada Smartlink FAP, terdapat pula pada Allisya AP. Jadi mana yang mau anda ambil tergantung mana yang lebih nyaman saja bagi anda. APP yang merupakan produk syariah, bukan berarti khusus penganut agama Islam saja, tapi siapa pun dari agama apa pun boleh memilikinya.

Perbedaan

Jadi, apa perbedaannya?

Pertama, Akad atau Kontrak

Pada produk SFAP, kontraknya tidak diberi istilah tertentu. Biasa saja seperti kontrak asuransi pada umumnya, yaitu jual-beli. Perusahaan jual asuransi, nasabah beli asuransi.

Pada produk APP, dalam redaksi kontraknya ada pernyataan bahwa calon nasabah menyatakan diri sebagai peserta asuransi syariah, bersama para peserta lainnya mengikatkan diri untuk tolong-menolong, dan merelakan sebagian dari premi untuk dipakai menolong para peserta yang terkena musibah (akad tabarru atau hibah) serta sebagian lagi menjadi upah perusahaan sebagai pengelola (akad wakalah bil ujrah).

Secara teori asuransi, kontrak asuransi konvensional menganut prinsip risk transfering (pemindahan risiko dari nasabah kepada perusahaan asuransi), sedangkan kontrak asuransi syariah menganut prinsip risk sharing (berbagi risiko di antara sesama peserta, dengan perusahaan asuransi sebagai pengelola yang mendapat upah).

Akad syariah produk APP bisa dilihat di bawah ini (diambil dari SPAJ):

Kedua, Penyaluran Investasi

Pada produk SFAP, penyaluran investasi dilakukan pada instrumen-instrumen investasi yang sesuai ketentuan perundang-undangan.

Pada produk APP, penyaluran investasi dilakukan pada instrumen-instrumen investasi yang sesuai ketentuan perundang-undangan sekaligus sesuai ketentuan syariah sebagaimana digariskan Dewan Syariah Masional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI), misalnya deposito syariah, sukuk atau obligasi syariah, dan saham syariah. 

Jadi, penyaluran investasi pada produk syariah lebih ketat karena harus memenuhi dua aturan sekaligus.

Ketiga, Penyimpanan Dana

Dana pada produk SFAP tidak diatur apakah harus disimpan di bank konvensional atau bank syariah. Sedangkan pada produk APP, tentu saja dana harus disimpan di bank syariah.

Keempat, Kepemilikan Dana Klaim

Pada produk SFAP, dana untuk membayar klaim, yang berasal dari biaya asuransi (cost of insurance), disatukan di rekening milik perusahaan asuransi.

Sedangkan pada produk APP, dana untuk membayar klaim dipisahkan dari rekening perusahaan asuransi, dan disimpan di rekening khusus yang disebut Rekening Dana Tabarru, karena dana tsb milik para peserta.

Kelima, Pengawas Operasional

Produk SFAP diawasi oleh OJK, sedangkan produk APP diawasi oleh OJK dan DSN MUI. Dalam melakukan pengawasan, DSN MUI menempatkan wakilnya di perusahaan asuransi sebagai Dewan Pengawas Syariah (DPS). DPS mengawasi untuk memastikan bahwa produk asuransi syariah yang diterbitkan perusahaan asuransi telah berjalan sesuai ketentuan syariah.

Saat ini DPS di Allianz Syariah ada dua orang, yaitu Dr. H. Mohamad Hidayat, MBA, MH, dan Dr. H. Rahmat Hidayat, SE, MT.

DPS Allianz

Keenam, Pengecualian Bunuh Diri

Pada produk SFAP, bunuh diri dikecualikan hanya di tahun pertama, setelah itu ditanggung. Pada produk APP, meninggal dunia dikecualikan selamanya.

Jadi, jika anda mengalami tekanan hidup yang berat dan ingin bunuh diri, tapi tidak mau keluarga anda terlantar, ambil saja asuransi jiwa konvensional. Siapa tahu setelah melewati satu tahun, kehidupan anda membaik.

[collapse]
Ringkasan

Berikut adalah ringkasan perbedaan antara Tapro Smartlink Flexi Account Plus dan Tapro Allisya Protection Plus.

No

Faktor Pembeda

Smartlink Flexi Account Plus (Konvensional)

Allisya Protection Plus (Syariah)

1

Akad/kontrak

Jual beli biasa

Akad hibah dan wakalah bil ujrah

2

Penyaluran investasi

Yang penting sesuai ketentuan perundang-undangan

Hanya boleh di instrumen investasi yang sesuai syariah

3

Penyimpanan dana

Boleh di bank konvensional ataupun syariah

Harus di bank syariah

4

Kepemilikan dana klaim

Milik perusahaan

Milik para peserta

5

Pengawas syariah

Tidak ada

Ada, dari DSN MUI

6

Pengecualian bunuh diri

Dikecualikan di tahun pertama saja

Dikecualikan selamanya

[collapse]

Selengkapnya tentang Tapro Smartlink Flexi Account Plus, klik di SINI.

Selengkapnya tentang Tapro Allisya Protection Plus, klik di SINI.

 


 

Untuk konsultasi tentang asuransi Allianz, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (SBP, MDRT Allianz Indonesia)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: asepsopyan.asn@gmail.com | Youtube: Asep Sopyan Network

Leave a Reply

%d bloggers like this: